Futsal Setengah Mati


Bermain futsal memang banyak menguras tenaga, jika kita tidak pandai pandai mengatur kepasitas nafas dan tenaga kita maka alhasil kita paling cuma bisa main sekitar 20 menit-an (efektifnya) sisanya yaaa, ada yang maksain dan nguat nguatin staminanya, ada juga yang memang harus tetap bermain sampai akhir pertandingan dikarenakan tidak ada pemain penggantinya.

Liburan isra mi’raj dijadikan kesempatan oleh Codena FC dan Suteki FC untuk mengejar pertandingan yang sempat tertunda. Permainan kali ini dilaksanakan di Lapangan No 1 YPKP (yang g Licin) heuheuheu,,
Pertandingan kali ini merupakan pertandingan yang pertama setelah insiden yang terjadi antara Codena FC dan Sangkuriang studio pekan kemarin. Di awal pertandingan kedua belah pihak telah setuju bahwa permainan akan berjalan lancar dan tidak menjurus kepada kekerasan sehingga kejadian kejadian yang tidak perlu terjadi dilapangan tidak harus terjadi. Menit menit awal pertandingan berjalan dengan tempo cepat, serangan demi serangan datang silih berganti entah itu Codena FC maupun Suteki sama sama berkeinginan untuk dapat menyarangkan si kulit bundar ke gawang lawan.

Kesigapan kiper Suteki membuat para striker Codena FC frustasi, bingung harus bagaimana agar bola dapat disarangkan. Baik itu diserang dari sayap kiri ataupun dari sayap kanan masih terus dapat dibendung. Pertahanan lini belakang Suteki memang pertahanan yang paling tangguh selama Codena FC melanglangbuana di Liga Futsal Technopreneur, disamping center back dan wing back nya yang sangat kuat disertai juga dengan kiper jangkung yang selalu bisa mematahkan serangan dan tendangan tendangan yang dilancarkan striker striker Codena FC.

Usaha tidak berhenti sampai disini, serangan demi serangan terus dilancarkan dengan berbagai macam variasi yang tentunya sangat menguras banyak tenaga, alhasil jebol juga pertahanan Suteki. Dari situ dapat terbaca dari arah mana bola seharusnya datang agar bisa terjadi goal. Ternyata benar, berkali kali Codena FC melancarkan strategi seperti itu (top secret y) dan selalu berhasil membuat goal. Ditengah permainan ada sedikit kejadian yang mengakibatkan pemain tengah Codena harus jatuh bangun ditackling dan dijatuhkan lawan, namun dengan menjunjung tinggi sportifitas pemain kembali bermain dengan sportif. Pergantian pemain sering terlihat di kubu Suteki FC, namun lain halnya dengan Codena FC. Jarang sekali terjadi pergantian pemain dari tim ini, alasan yang paling masuk akal ternyata karena memang pemain yang ada pada saat itu cuma dikit, bukan saat itu saja deng,,kayanya kedepannya juga akan selalu seperti itu.

Hasil dari pertandingan Codena FC kali ini adalah 10-6 untuk kemenangan Codena. Sabtu depan Codena FC akan menjamu Suteki untuk yang kedua kalinya masih di tempat yang sama tapi beda lapangan kayanya, yang menjadi pertanyaan adalah “apakah Codena FC mampu untuk mempertahan kan konsistensi kemenangannya, atau kali ini Codena FC justru harus mengakui kehebatan para punggawa punggawa Suteki FC”,,kita liat saja hasilnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s