Kemana Perginya Si “Cilok Juara”??


Sudah tak heran lagi jika setiap hari jum’at, aku dan rekan-rekan kerja mengatakan “Cilok Day”. Sebelum jumatan kita berempat selalu menyempatkan waktu untuk mencicipi jajanan tradisional “Cilok”, Aci dicolok yang pada kenyataan nya memang g selalu di colok ada juga yang pake pisin, seperti yang biasa aku beli sama teman teman. Aneh bin ajaib, setelah beberapa kali kita mencicipinya kita merasa ketagihan dan kebiasaan itu berulang setiap akhir pekan, rasanya yang gurih membuat cilok ini berbeda dari cilok cilok yang lain. Setengah jam menjelang jumatan biasanya kita dateng dan makan cilok plus teh botol, sekalian melepaskan penat di kepala sebagai akibat dari situasi kerja yang akhir akhir ini memang memeras otak.

Dua minggu yang lalu kebiasaan ini tidak lagi terulang, gerobak cilok yang biasanya nangkring di pinggir jalan itu menghilang entah kemana. Ekspresi kecewa terlihat di raut wajah teman teman, termasuk juga aku. Akhirnya kami tidak lagi dapat merasakan betapa enaknya cilok juara itu. Bagi teman teman yang mempunyai referensi mengenai makanan kuliner yang murah dan menggiurkan segera kasih comment ya.

One thought on “Kemana Perginya Si “Cilok Juara”??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s