Trip Sempu Island dan Gunung Bromo


Rubrik atau artikel mengenai eksotisme gunung Bromo memang tidak susah untuk dicari, sudah banyak liputan mengenai keindahan alam yang mampu menyejukan mata setiap pendatang, termasuk saya sendiri. Berawal dari surfing di internet, saya bertemu dengan sebuah forum. “Backpacker Indonesia” namanya. Akhirnya saya memutuskan utk create account dan join. Ngobrol2 selayaknya kaskus. Bahkan prinsip konsepnya hampir sama dengan kaskus. Kelebihannya adalah, disini kita cuma ngebahas tentang trip yang bakal kita lakuin, ajakan, dan permintaan join, gak ada bisnis, disini kita pure mencari kesenangan ngetrip ala backpacker-seenggaknya itu yang saya dapat. Setelah saya jadi member, hal yang saya lakukan selanjutnya adalah mencari informasi mengenai rute perjalanan dari Bandung menuju Bromo, namun ternyata yang saya temukan adalah trip dan itinerary dari para member yang akan berangkat pada saat libur long week end tanggal 17 dan 18 Mei 2012. Itinerary-nya adalah ke sempu island, air terjun Cuban rondo, dan tujuan akhirnya di Gunung Bromo. Alhasil saya gabung, ada 4 peserta termasuk dengan saya. 2 orang berasal dari Jambi, 1 orang Jakarta, dan saya dari Bandung (cowok semuanya)

Rabu, 16 Mei 2012

Singkat cerita akhirnya meeting point ditentukan dibandara internasional Juanda Surabaya,  kok pake pesawat? Jawabannya gara gara tiket kereta sold out, maklum libur panjang jadi orang orang uda pada booking tiket jauh jauh hari, padahal saya cari tiketnya juga 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan, tapi tetep aja kehabisan. Saya take off dari Bandara Husein Sastranegara jam 16.45 dengan menggunakan pesawat Air Asia, lama perjalanan kira kira 50 menit. Sekitar 2 jam saya menunggu di bandara sampai akhirnya teman teman yang lain tiba, kami langsung berjabat tangan dan berkenalan. Waktu sudah menunjukan kira kira jam 22;00. Gara gara kemalaman kami akhirnya tidak bisa naik bis menuju Malang dan terpaksa akhirnya kami cari akal. Syukur ada salah satu teman kami di Surabaya yang mau gabung nge-trip dan yang paling bikin nafas lega adalah dia bersedia bawa mobil sampai Malang, jadi kami sudah mendapatkan solusi. Setelah mengambil beberapa jepretan di taman makan pahlawan Surabaya akhirnya kami mulai berangkat menuju kota Malang, Surabaya – Malang kira kira menghabiskan waktu sekitar 5 jam.

Kamis, 17 Mei 2012

Tiba di Malang kami dijemput untuk beristirahat sebentar dan bersih bersih ditempat kawan kami yang juga member forum Backpacker Indonesia. Trip pertama kami mulai tepat pukul 7 pagi, tujuan pertama adalah pulau Sempu (Sempu Island), setelah menghabiskan kira kira 3 jam perjalanan dari kota Malang akhirnya kami tiba di pelabuhan Sendang Biru, oiya sepanjang perjalanan menuju Sendang Biru sangat menyejukan mata, sawah dan pegunungan mengisi setiap sisi jendela mobil kami. Pelabuhan Sendang Biru memang benar benar biru, air laut nya sungguh menakjubkan, namun sayang ada beberapa spot dikotori sampah plastik.  Sekitar jam 2 siang kami mulai packing dan loading barang yang akan dibawa nyebrang ke Sempu Island. Makanan, pakaian dan barang barang yang sekiranya tidak akan berguna disana kami tinggalkan dimobil, alhasil kami Cuma bawa 2 Carrier berisikan logistik dan keperluan camping kami nanti. Akhirnya perahu motor berhasil menyebrangkan kami berlima dengan selamat di Pulau Sempu, lama penyebrangan kira kira 8 menit. di Pulau inilah, kita mulai tracking (naik-turun) gunung dengan modal sepatu tracking karet sewaan dari Sendang Biru, kecuali saya yang memang sudah pakai sepatu tracking. Buat para pembaca saya sarankan untuk menyewa sepatu tracking yang terbuat dari karet atau menggunakan sepatu tracking yang dibuat khusus untuk tracking, karena memang medan area Pulau Sempu benar benar diluar dugaan, medan nya lumayan berat. Jalan yang kita lalui benar benar diluar dugaan. Jalanan Setapak yang masih lengkap dengan rerimbunan pohon dan akar akar besar dengan posisi melintang, bekas-bekas longsoran tanah, dan tidak lupa tebing terjal yang memang sangat berbahaya dan sangat menyulitkan kita untuk melakukan tracking. Terlebih, saya membawa carier yang beratnya melebihi berat badan sendiri.

Berdasarkan informasi yang saya dapat bahwa Pulau Sempu adalah Pulau Konservatif dimana hewan liar dibiarkan hidup di habitat alam liar seperti ini, dan berkembang biak. Namun seiring dengan waktu, hewan-hewan di Pulau ini menghilang entah kemana, mungkin pemerintah kurang memperhatikan eksistensi Pulau Sempu ini. Tracking kami lalui dengan semangat sehingga kami hanya menghabiskan waktu 1,5 jam lengkap dengan nafas yang ngos ngosan. Medan yang ekstrem jadi terobati tatkala kami melihat cahaya terang di atas langit dibalik dedaunan lebat, ada cahaya berarti kami sudah hampir sampai di tempat camp. Keyakinan kami semakin kuat ketika akhirnya kami mendengar suara deburan ombak yang semakin membuat langkah kami menjadi lebar.  We made it, kami akhirnya tiba di Pulau Sempu, sebuah pulau yang berbatasan langsung dengan laut Jawa. Rasa lelah kami benar benar terobati dengan nuansa dan keindahan alam yang disajikan, teman saya bilang “ini pulau mirip sama tempat syuting nya The Beach”.  Setelah beristirahat, akhirnya kami mendapatkan spot tempat untuk mendirikan tenda.  Menjelang malam, kami menghabiskan waktu untuk berkeliling melihat keindahan alam di Segoro Anakan, batu karang yang menyajikan pemandangan laut Jawa. Tentunya kami tidak lupa untuk mengabadikan setiap moment yang ada. Setelah lelah mengitari alam sekitar, akhirnya kami beristirahat.

Jumat, 18 Mei 2012

Suasana pagi di Sempu Island sungguh menyenangkan, Sempu island yang tadinya masih sepi pada saat kami datang, kini sudah ramai dengan pengunjung. Banyak para pengunjung yang datang di malam hari pada saat kami sudah terlelap. Matahari pagi pun mulai muncul memberikan tanda bagi kami untuk segera packing. Setelah semua peralatan kami packing, kami pun memulai perjalanan pulang, medan kali ini menjadi lebih ekstrem karena semalam turun hujan, kami harus lebih ekstra hati hati dalam memilih langkah dan pijakan tanah. Kami menghabiskan 2 jam perjalanan tracking sampai akhirnya kami tiba di pelabuhan Sendang Biru. Ditempat ini kami akhirnya kami bisa mendaptkan air bersih dan bukan air laut. Kesempatan ini tidak kami sia-siakan. Setelah selesai bersih bersih badan dang anti pakaian akhirnya kami melanjutkan perjalanan kami menuju tempat berikutnya yaitu Air Terjuan Cuban Rondo.

Cuban Rondo adalah air terjun yang masih berada di sekitaran kota Batu Malang, konon katanya air terjun ini adalah air terjun tempat persembunyian seorang istri yang ditinggalkan oleh suaminya, makanya air terjun ini diberi nama Air Terjun Cuban Rondo, karena konon katanya sang suami tidak kembali untuk menjemput istrinya akibat gugur bertempur. Udara di air terjun bisa dikatakan dingin menusuk, apalagi air nya. Untuk mencapai lokasi air terjun ini tidak perlu bersusah payah karena mobil juga bisa masuk sampai ke lokasi air terjun, jadi kami hanya tinggal jalan kaki sekitar 50 meter untuk mencapai air terjun. Kami menghabiskan waktu untuk berpoto karena memang disana dilarang untuk mandi atau berenang. Setelah puas akhirnya kami memutuskan untuk berangkat menuju lokasi terakhir kami Gunung Bromo.

Perjalanan dari Air Terjuan Coban Rondo sampai ke homestay kami di Bromo menghabiskan waktu sekitar 5 jam. Jalan yang kami lalui tergolong cukup bagus, hanya pada saat memasuki lereng gunung Bromo jalan agak sedikit berlubang. Kami tiba di lereng gunung Bromo tepat jam 22:00, udara dingin khas gunung pun menjadi santapan kami kala itu, tapi jangan takut! Bagi yang lupa membawa syal atau sarung tangan, disana banyak penduduk yang jualan syal dan sarung tangan, harganya sekitar 20 ribuan. kami beristirahat di homestay, rumah penduduk yang khusus disewakan untuk para pendatang seperti kami, kami pun beristirahat cepat karena esok pagi jam 3 kami harus bangun agar bisa melihat sunrise dari penanjakan gunung Bromo.

Sabtu, 19 Mei 2012

Tepat jam 03:00 kami dijemput dengan menggunakan kendaraan Jeep Hard Top, pada saat kami keluar dari homestay kami disambut oleh berpuluh puluh kendaraan hard top yang memiliki tujuan yang sama dengan kami, menjemput sunrise Gunung Bromo. Jeep pun membawa kami ke penanjakan satu, tempat dimana semua orang berkumpul untuk melihat panorama sunrise Gunung Bromo yang ketinggiannya hampir 2400 meter itu. Jeep kami tidak bisa mengantarkan kami sampai puncak dikarenakan sudah terlalu banyak mobil jeep lainnya yang parkir, suasana disana sangat sesak dipenuhi oleh orang orang yang ingin menyaksikan sunrise. Akhirnya kami pun jalan sekitar 200 meter sampai akhirnya tiba di puncak. Kami mengira bahwa dengan keberangkatan jam 3 pagi kami akan mendapatkan tempat yang bagus dan nyaman untuk bisa menikmati sunrise, tapi ternyata tidak. Setibanya kami dipuncak, yang kami jumpai hanya lautan orang, suasana disana penuh sesak ibarat nonton konser musik.

Akhirnya yang ditunggu pun datang, warna merah matahari mulai muncul dibalik awan gunung bromo, bukan main indahnya pemandagan kami kala itu. hijaunya gunung bromo dihiasi semburat warna merah sang fajar. Para pengunjung pun banyak yang mengabadikan moment itu dengan kamera yang mereka sudah siapkan. Ada sensasi tersendiri melihat matahari pelan-pelan muncul dari balik gunung dan awan terasa di bawah mata kita. Bagaikan mengawang di atas gunung. Posisi kami berada diatas para gunung yang lainnya, jadi kami bisa dengan jelas melihat pemandangan hijau nan indah dibawah sana, hamparan pasir gunung bromo, awan awan kecil yang bergerombol semakin mempercantik suasana pagi itu. setelah selesai mengabadikan photo dan menghangatkan badan dengan secangkir kopi, akhirnya kami pun bergegas pulang. Dalam perjalanan pulang kami disuguhi dengan hamparan lautan pasir bromo, dan tidak lupa kami juga sempat mengabadikan photo kami di lautan pasir dekat pura gunung bromo. Kuda-kuda yang parkir menunggu pengunjung menyewa juga menambah keindahan pemandangan kami kala itu. dari tempat kami singgah juga bisa dilihat Gunung Batok yang terlihat seperti bentuk kue berlapis raksasa karena bentuk gunungnya seperti berlapis-lapis. Puas dengan hasil photo photo, akhirnya kami pun bergegas pulang menuju kota masing masing dengan akifitas yang telah menunggu di kantor masing masing.

Kisaran biaya trip saya dari Bandung – Sempu Island – Coban Rondo – Bromo – Bandung

  • Tiket pesawat Air Asia Bandung-Surabaya                  = Rp. 970,000,- (peak session)
  • Surabaya – Malang                                                  = Gratis Nebeng Mobil Teman
  • Malang – Sempu Island – Coban Rondo – Bromo      = Rp. 475,000,- Shared cost buat 5 orang.
  • Tiket Pesawat Surabaya – Bandung                           = Rp. 970,000,-
  • Total Cost Trip on Peak Session                                = Rp. 2,415,000,-

Itu total cost trip saya pada saat long week end dengan menggunakan pesawat, sebenarnya bakalan lebih murah kalo kita pakai kereta, Cuma saya kehabisan tiket. Untuk biaya makan disesuaikan dengan selera masing masing, tapi yang jelas biaya makan di kota malang itu ga mahal.

Beberapa poto selama saya trip ke Sempu dan Gunung Bromo:

 ==========================================================================================

===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================
===========================================================================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s